Hujan Deras, Lebak Siaga II

11IMG_0020Terasbanten.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menetapkan Siaga II ancaman banjir menyusul tinggi permukaan Sungai Ciujung 418 sentimeter dengan debit air 595 meter kubik per detik.

“Kami minta warga yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS) meningkatkan kewaspadaan banjir karena intensitas curah hujan meningkat,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi di Rangkasbitung, Kamis (17/12).

Berdasarkan perkiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten, selama sepekan ke depan curah hujan meningkat di wilayah Kabupaten Lebak.

Frekuensi hujan terjadi pagi, siang, sore dan dinihari berlangsung antara 3,5 jam sampai 7 jam.

“Kami minta warga mengungsi ke tempat lain jika hujan terus menerus khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir,” kata Kaprawi.

Dikatakan Kaprawi jumlah desa di Kabupaten Lebak yang masuk kategori rawan banjir tahunan dan longsor tercatat 42 desa di Kecamatan Wanasalam, Banjarsari, Rangkasbitung, Warunggunung, Cileles, Cibadak, Leuwidamar, Bayah, Cikulur, Cimarga, Kalanganyar, Sobang, Cibeber, Cilograng, dan Sajira.

Dia mengungkapkan wilayah rawan bencana alam tersebut karena lokasinya berada di tepi sungai, perbukitan dan pegunungan.

“Kami berharap masyarakat selalu siaga saat hujan turun agar tidak menjadi korban banjir dan longsor,” ujarnya.