Kubu Wahidin Halim-Andika Hazrumy Tanggapi Hasil Survei LSP Jelang Pilkada Banten

Juru bicara pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy dalam Pilkada Banten 2017, Jazuli Abdillah menanggapi hasil survei Lembaga Survei Politik (LSP) Indonesia.

Hasil survei lembaga tersebut, memprediksi pasangan Wahidin-Andika bisa unggul dari Rano Karno-Embay Mulya Syarif.

Dalam keterangan persnya, Jazuli menyebut, internal pihaknya juga telah melakukan survei. Hasilnya, kata Jazuli, juga menunjukkan hal yang sama.

Atas hal itu, Jazuli meminta kepada semua tim dan simpatisan untuk turun mengawal dan meningkatkan kemenangan yang diteropong sejumlah survei.

“Di survei internal kami juga kita menang, karenanya semua pendukung WH-Andika wajib mengawasi jangan sampai terjadi kecurangan. Terus turun dan jaga TPS masing-masing dan raihlah simpati pemilih sebanyak mungkin,” jelasnya dalam keterangan, Kamis (2/2/2017).

Sebelumnya diberitakan dua pekan menjelang pemungutan suara Pilkada Banten, Lembaga Survei Politik (LSP) Indonesia merilis hasil riset opini publik untuk memprediksi pemenang Pilgub Banten 2017.

Survei itu menyebut, pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy unggul atas pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarif.

Peneliti LSP Indonesia, Syaf Zulkarnain menjelaskan melalui pertanyaan tertutup di mana responden ditunjukkan kartu bantu gambar pasangan calon, Wahidin-Andika dipilih oleh 39,50 % responden, sementara Rano-Embay dipilih oleh 32,10% responden.

Sisanya sebanyak 28,40% menyatakan rahasia, tidak tahu atau tidak menjawab.

“Melihat komposisi ini pasangan Wahidin-Andika unggul dengan selisih 7,40% atas pesaingnya Rano-Embay,” ujar Syaf kepada awak media pada, Rabu (1/2/2017).

Syaf menambahkan masih ada 28,40% pemilih yang bisa diperebutkan. Namun melihat rata-rata partisipasi pemilih dalam banyak Pilkada di Banten masih di bawah 70%, besar kemungkinan distribusi pemilih yang belum memutuskan itu akan lari ke golput.

“Jikapun masih terdistribusi ke masing-masing paslon, kemungkinan sebagian terbesar akan memilih Wahidin-Andika. Ini karena sesungguhnya pemilih tidak akan menunda pilihan pada petahana, kecuali ada sesuatu yang mengganjal hati mereka,” ucapnya.

Survei Lembaga Survei Politik (LSP) Indonesia diselenggarakan pada tanggal 21 hingga 27 Januari 2017. Dengan jumlah responden 800 orang pada 21 hingga 27 Januari 2017.

LSP Indonesia mengklaim tingkat margin of error sebesar 3,6% pada tingkat kepercayaan 95%. Setiap responden ditemui pewawancara yang telah dilatih.

Satu pewawancara bertugas untuk satu desa atau kelurahan terpilih dengan jumlah responden sebanyak 10 orang di setiap desanya.

LSP Indonesia menggunakan metode multistage random sampling dengan dengan jumlah KK terpilih di seluruh Banten sebanyak 800 KK yang terpilih di Kab. Serang sebanyak 110, Kab. Pandeglang sebanyak 90 KK, Kab. Tangerang sebanyak 210 KK, Kota Cilegon 30 KK, Kota Serang sebanyak 50 KK, Kab. Lebak sebanyak 90 KK, Kota Tangerang sebanyak 120 KK dan Kota Tangsel sebanyak 100 KK. @NIKO