Gubernur: Jangan TerlaluMenguasai Hajat Orang Banyak

Gubernur Banten Wahidin Halim menjadi Inspektur Upacara pada apel peringatan Hari Kelahiran Pancasila, di Halaman Masjid Al-Bantani KP3B, Senin (5/6/2017) pagi. Selain Gubernur, hadir juga Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Sekda Banten Ranta Soeharta, Kepala OPD, dan ribuan pegawai di lingkungan Pemprov Banten.

Hari Kelahiran Pancasila sendiri ditetapkan pada 1 Juni lalu, namun Pemprov baru melaksanakan upacara pada hari ini.

Dalam amanatnya, Gubernur Wahidin menegaskan, nilai-nilai Pancasila yang bersumber dari agama, adat istiadat, budaya terangkum dalam satu konsep Bhineka Tunggal Ika. Nilai-nilai tersebut merupakan nilai-nilai yang harus dipegang teguh oleh masyarakat Indonesia.

“Keberagaman adalah suatu khasanah yang tumbuh dan berkembang di negara yang kita cintai. Apapun ajarannya, Pancasila merupakan landasan bagi kehidupan bernegara dan berbangsa,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur mengingatkan, sebagai pelayan masyarakat, Korpri harus mengimplementasikan semangat Pancasila dalam keseharian, termasuk dalam aktivitas bekerja sebagai pelayan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Korpri adalah agen-agen terdepan dalam menegakan pancasila itu sendiri. Jangan curang, jangan korupsi, jangan salah gunakan uang rakyat. Apa yang jadi amanat kita laksanakan,” ucap Gubernur dihadapan ribuan ASN yang hadir.

Gubernur Wahidin melanjutkan, dalam sebuah proses pembangunan harus terbangun suasana solidaritas, empati, saling bergotong royong di lingkungan Pemprov Banten sehingga tercipta suasana yang Pancasila.

“Jangan serakah. Jangan terlalu menguasai hajat orang banyak. Kita lurus saja, kita bekerja baik saja,” katanya.

“Puasa mengamanatkan kita untuk saling menyantuni, mengasihi, saling bergotong royong. Itu adalah nilai-nilai universal baik dalam kandungan agama kita maupun nilai-nilai secara umum,” tambah Gubernur.(Iman)