Sejuknya ZAKAT#360, Hijaunya Ramadhan 1438 H

terasbanten.com – Sejuknya udara segar di wilayah Cipanas menjadikan wilayah tersebut mempunyai dataran tanah yang cocok bagi perkembangan lahan pertanian. Sekelompok tani di bawah naungan Paguyuban Sumber Jaya Tani berkunjung ke Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Desa ini berada di ketinggian 900–1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Di Desa Sindangjaya ini sedang digalakkan program Green Horti (Mustahik Move to Muzaki) dari Divisi Pertanian Sehat, Masyarakat Mandiri (MM), Dompet Dhuafa (DD) di atas lahan seluas lebih kurang 6 ha. (Selasa, 6/5/2017)

Lahan ini dikelola oleh 30 petani yang terdaftar dalam Paguyuban Sumber Jaya Tani. Masing-masing petani mengelola lahan seluas 2.000 m2 dengan rincian 500 m2 untuk pertanian organik dan 1.500 m2 untuk pertanian konvensional. Komoditas sayuran yang ditanam di area ini, bermacam-macam seperti; brokoli, wortel, pakcoy, buncis, kacang merah, timun jepang, kailan, bayam jepang, jagung, lobak, seledri, bit, selada, kol, kembang kol dan daun bawang.

Dengan berbagai komoditas yang memiliki daya serap tinggi di tingkat konsumen Indonesia ini, Karya Masyarakat Mandiri (KMM), Dompet Dhuafa (DD) sebagai mitra petani, berkeinginan untuk meningkatkan penghasilan para petani. Para petani dampingan diberikan pelatihan budidaya sayur organik, pascapanen, juga pemasaran. mereka menerima bantuan modal berupa modal input budidaya, sarana penunjang produksi berupa keranjang kontainer dan satu unit sprayer keranjang kontainer tersebut juga merupakan upaya memenuhi persyaratan kualitas sayur hasil panen sehingga bisa di terima oleh PT Masada.

Dompet Dhuafa melalui Karya Masyarakat Mandiri (KMM) membantu petani tidak hanya pendampingan saja namun di berikan modal (input budidaya : pupuk, benih unggul, pestisida organik, plastik sungkup, green house), pelatihan budidaya  pasca panen serta bantuan pemasaran ke agen-agen sayur bogor dan sekitarnya.

“Dengan tema gerakan #zakat360 ini diharapkan para petani sayur di Cipanas bisa meraih kemandirian ekonomi. karena pemberdayaan yang integral, menyeluruh dan meliputi segala aspek akan bisa efektif merubah keadaan masyarakat miskin,” menurut Sabeth Abilawa, Corporate Secretary.

Manfaat #zakat360 yang menyeluruh dapat membangkitkan ekonomi dan taraf produksi sayur mayur yang dikelola oleh para petani Paguyuban Sumber Jaya Tani. Naiknya sebuah produksi sayur mayur yang dikelola oleh para petani dapat mewujudkan taraf kehidupan yang lebih layak serta dapat bersaing ke dalam produk-produk luar negeri yang saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat lokal.

Kecenderungan masyarakat lokal menggandrungi sayur mayur luar negeri tak lepas dari peran serta pengelolaan pertanian dari negara asal, misalnya packaging (pembungkusan), pengolahan, serta kualitas penyortiran sayur mayur yang melalui seleksi mutu kesehatan. Saat ini masih banyak para petani lokal yang menggunakan zat-zat kimia dalam proses pertanian dengan tujuan untuk menghasilkan nilai mutu produksi yang berkualitas.

Paguyuban Sumber Jaya Tani sadar bahwa persaingan sayur mayur di masyarakat luas sudah mengkhawatirkan terutama semakin banyaknya sayur mayur impor yang dikonsumsi masyarakat, maka itu Paguyuban Sumber Jaya Tani mengolah pertanian menggunakan unsur-unsur yang alami atau organik hingga pengemasan yang modern dengan meningkatkan kualitas kebersihan, sehingga menimbulkan daya saing ekonomi yang tinggi serta menambah sisi kualitas sayur mayur yang terbaik.

“#Zakat360 bisa dijadikan landasan perubahan ekonomi, sebab kondisi kemiskinan memang harus dihadapi secara serentak dari semua sektor untuk solusi pengentasannya. Dompet Dhuafa memiliki jargon lima  lingkaran kemiskinan. miskin secara ekonomi, kesehatan, pendidikan, budaya, dan agama. Maka intervensi di kelima bidang ini mutlak diperlukan jika diinginkan perubahan ekonomi”, ucap Sabeth.(mulyadi)